NEWS & UPDATES

Kolagen, Protein Tubuh yang Menjaga Kesehatan dan Kecantikan Kulit

11 January 2019 , Posted by Admin
Beauty Enhancer Suplemen Kolagen

Ketika ditanya seputar pengertian kolagen, apa jawaban yang akan Anda utarakan? Sebagian orang terutama perempuan mengenal kolagen sebagai protein untuk mempercantik dan menyehatkan kulit wajah. Sebagian lagi mungkin belum mengenalnya.

Faktanya, kolagen bukan sekadar bahan baku produk kecantikan. Bagi Anda yang ingin mempelajari lebih dalam seputar protein tersebut, simak pemaparan lengkapnya berikut ini!

Kolagen, Lebih dari Protein untuk Kulit Wajah

Kolagen, seperti senyawa lainnya, mempunyai susunan tersendiri dan memegang sejumlah peran penting untuk mikroorganisme yang membutuhkan, termasuk manusia. Protein ini memberikan dampak terhadap integritas struktur sel yang terdapat pada seluruh jaringan ikat. Di antaranya tulang rawan, dentin gigi, matriks tulang, membran kapiler, hingga tendon.

Selain itu, kolagen mempunyai kemampuan-kemampuan yang menunjang kualitas kesehatan tubuh. Sebut saja hemostasis (kemampuan menghentikan pendarahan), interaksi dengan trombosit (kepingan darah) dan fibronektin, membantu proses pengeluaran cairan, meningkatkan komponen seluler dan faktor pertumbuhan, serta memacu pembiakan epidermis agar subur.

Mengenal 12 jenis kolagen yang terdapat dalam tubuh

Tidak hanya satu atau dua, rupanya ada 12 jenis kolagen yang terdapat dalam tubuh berdasarkan Fawcett (2002), antara lain:

  1. Kolagen yang terkandung dalam tulang, dermis, tendon, dan fasia (selaput jaringan tipis yang terdapat pada otot). Pada bagian-bagian ini terdapat serabut melintang berdiameter 50 sampai 90 nm yang bergenerasi membentuk serat kolagen dan serat dalam berbagai ukuran. Hal ini menjelaskan pengertian kolagen yang seratnya fleksibel, tetapi tahan regangan.
  2. Kolagen yang terkandung dalam tulang rawan hialin. Sifatnya relatif elastis dan berbentuk serabut halus yang terbentang dalam subtansi besar dalam jumlah banyak.
  3. Kolagen yang terdapat pada dinding pembuluh darah, jaringan ikat longgar, berbagai stroma pada uterus serta kelenjar ginjal. Jenis kolagen ini membentuk serat argilofilik yang disebut juga sebagai serat retikuler.
  4. Kolagen dengan bentuk khusus nan terbatas pada lamina basal epitel dengan proteoglikan heparan sulfat dan laminin. Jenis kolagen yang satu ini akan membentuk jaringan filamen rapat dan halus yang merupakan penyokong fisik dari epitel sekaligus sawar filtrasi yang selektif untuk makrolekuler.
  5. Kolagen yang tersebar luas dalam jumlah kecil. Umumnya ditemukan pada lamina eksterna di serat otot polos.
  6. Kolagen yang jumlahnya terbatas atau kecil, yakni tidak sampai 0,5% dari total kolagen tubuh. Jenis kolagen ini terdapat pada hati, ginjal, dan uterus yang molekul rantai pendeknya terdiri atas segmen tripel helik dengan panjang 100 nm.
  7. Kolagen yang berkaitan dengan lamina basal dan mempunyai panjang 800 nm. Jenis kolagen ini paling banyak berkumpul pada batas epidermis kulit.
  8. Kolagen yang dikenal sebagai produk sekresi dari sel endotel in vitro dan sering dikaitkan dengan pengertian kolagen pada komponen utama lamina basal atipis.
  9. Kolagen yang terkandung dalam tulang rawan. Jenis kolagen inilah yang membantu tubuh Anda mempertahankan susunan tiga dimensi pada serat kolagen tipe II dalam matriks. Fungsi kolagen ini adalah pengikat tempat pertemuan.
  10. Kolagen yang terkandung dalam tulang rawan dan bisa dijumpai pada matriks. Jenis kolagen ini pun mengelilingi kondrosit hipertrofik yang terlibat pembentukan tulang endokondral. Bukan cuma itu, jenis kolagen ini juga berperan mengawali klasifikasi matriks.
  11. Kolagen yang berkaitan dengan kolagen tipe II pada tulang rawan.
  12. Kolagen yang ditemukan pada screening cDNA, fibrolas, hingga tendon. Jenis kolagen ini juga mempunyai kesamaan dengan kolagen tipe IX.

suplemen kecantikan halalSuplemen Kecantikan Halal by Portico

Kolagen dalam bentuk suplemen kesehatan

Berbagai cara dilakukan untuk memenuhi asupan tubuh akan kolagen. Selain mengonsumsi makanan atau minuman yang dianggap sebagai sumber kolagen, Anda juga bisa mengandalkan suplemen kolagen yang beredar di pasaean. Suplemen tersebut dikemas dalam macam-macam bentuk seperti pil, salep, hingga krim. Bahkan ada juga yang menyediakannya dalam bentuk suntik kolagen, tetap hanya boleh diberikan oleh ahli medis berpengalaman.

Kendati praktis, suplemen kolagen masih berpotensi menimbulkan efek samping. Jadi, selain mengetahui pengertian kolagen beserta jenisnya, Anda pun perlu mewaspadai 3 dampak buruk suplemen kolagen, di antaranya:

1. Mendongkrak kadar kalsium tubuh

Kalsium dalam batas normal akan memberi khasiat bagus untuk kesehatan tubuh, misalnya menunjang pertumbuhan tulang. Namun, kadar kalsium tinggi (hiperkalsemia) akibat konsumsi suplemen kolagen malah menimbulkan masalah kesehatan. Jenis suplemen ini umumnya terbuat dari tulang rawan ikan hiu yang memang sarat kalsium dan tak cocok dengan asupan kalsium manusia. Normalnya, kadar kalsium harian yang diterima tubuh berkisar antara 5,5 sampai 10,2 mg/dL. Di atas itu, tubuh akan mengalami mual, muntah, nyeri tulang, konstipasi, hingga kacaunya detak jantung.

2. Hipersensitivitas

Reaksi ini juga kerap muncul akibat konsumsi suplemen kolagen. Disitat dari National Institute of Allergy and Infectious Disease, hipersensitivitas termasuk respons abnormal dari sistem kekebalan tubuh terhadap alergen dalam bentuk makanan, obat, maupun suplemen. Kemudian, suplemen yang terbuat dari kerang, ikan, maupun sumber lautnya lebih berpotensi memicu alergi. Hal ini juga berlaku bagi suplemen berbahan dasar telur dan produk turunannya.

3. Bau mulut

Selain kedua efek samping di atas, konsumsi suplemen kolagen yang kurang tepat juga dapat menyebabkan bau tak sedap dari dalam mulut. Untuk mengurangi dampak tersebut, Anda bisa barengi konsumsinya dengan jus buah.

Demikian pemaparan seputar pengertian kolagen beserta jenis-jenisnya. Semoga informasi ini dapat memperkaya pengetahuan Anda seputar kolagen dan produk-produk yang dihasilkan.

Baca Juga : Mengenal Buah yang Mengandung Kolagen, Penghasil Kolagen Secara Alami